Minggu, 16 September 2012


Minggu, 16/09/2012, 17:02
Tupai Masih Jadi Musuh Petani Kakao

Bengkulu, Warta Kota
Tupai sampai kini masih menjadi musuh utama bagi petani kakao di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.
Sampai saat ini, petani kakao Kepahiang masih kewalahan menghadapi tupai karena polulasinya di daerah ini cukup banyak.
"Akibatnya, hasil panen kakao di daerah ini tidak maksimal," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kepahiang, Ris Irianto, di Bengkulu, Jumat (18/11), seperti dikutipAntara.
Ia mengatakan, hama tupai terbayak di Kabupaten Kepahiang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Seberang Ulu, Tebat Karai, dan Bermani Ilir.
"Di tiga kecamatan ini populasi tupai cukup banyak, sehingga tanaman kakao petani harus dijaga ketat agar tidak gagal panen akibat dimakan hama tersebut," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Supartin (38), salah petani kakao di Kepahiang. Ia mengatakan, hama tupai menyebabkan tingkat produksi hasil panen petani berkurang sekitar 30 persen dari biasanya. Sebab, banyak buah kakao yang sudah tua dimakan hama tersebut.
"Terus terangka kalau tidak ada hama tupai mungkin produksi hasik panen kakao di daerah bisa mencapai 2 ton per hektare, tapi karena diserang tupai maksimal hasil panen hanya 1,5 ton per hektare," ujarnya.
Supartin berharap dinas terkait di Kabupaten Kepahiang untuk membatu para petani mengatasi serangan hama tupai di daerah itu, sehingga tanaman kakao petani tidak diganggu tupai lagi.
Dengan demikian, hasil panen kakao petani di daerah ini dapat mencapai produksi diatas dua ton per hektare sesuai yang diharapkan para petani setempat.
Saat ini, pemberantasan hama tupai di Kabupaten Kepahiang dilakukan petani dengan cara tradisional ditembak dengan senapan angin dan dipasang perangkap, tapi upaya ini tidak maksimal untuk menurunkan tingkat serangan hama tersebut terhadap kakao petani.
Hal ini terbukti tingkat serang hama tupai terhadap kakao petani di empat kecamatan tersebut tetap tinggi. Karena itu, petani berharap ada bantuan alat dari Dishutbun Kepahiang untuk mengatasi hama tupai di daerah itu, katanya.



HDF LUDI RASUTA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar